Wawancara konsultasi
•wawancara ini
mempunyai
sifat
yang sangat sensitif karena
muncul
ketika
seseorang
tidak
dapat
atau
tidak
yakin
pada
diri
sendiri,tidak
bisa
mengatasi
masalah
pribadi,
performa
kerja,
keuangan,
hubungan
sosial
dan
kesehatan.
•Bertujuan
membantu
seseorang
dalam
meningkatkan
wawasan
dan
mengerti
tentang
masalah.
Tidak
untuk
menyelesaikan
masalah
pada
orang lain .
•Biasa
disebut
wawancara
yang membantu
(helping interview)
PERSIAPANWAWANCARA KONSULTASI
1. ANALISIS
DIRI
•Kesadaran
diri
adalah
aspek
penting
untuk
kompetensi
dan
keterlibatan
dalam
membantu
keseimbangan
dari
kekuatan
dan
keterbatasan
diri
kita.
•Kita
akan
membawa
diri
kita
dalam
setiap
wawancara
konsultasi
termasuk
kepribadian,
nilai,
tingkah
laku budaya,
dan
pengalaman.
•KEKUATAN
DAN BATASAN
oKonselor harus
realistis
dan
tau batasan kemampuan
dia
dalam
membantu
mengatasi
masalah
klien.
o
Berhati
hati
mungkin
salah
memberi
saran buruk, terjadi
ikatan
emosional,
sehingga
bisa
memperpanjang
masalah
bahkan
keluarga
pewawancara
bisa
ikut
masuk
dalam
masalah
ini.
•KARAKTERISTIK
PERSONAL
oPeneliti
lebih
mengidentifikasi
kuwalitas
intrinsik
untuk
personalitas,
sikap,dan
prilaku
non verbal dari wawancara.
Dibanding
jenis
kelamin
atau
kelompok
etnis.
Untuk
mendapatkan
konsultasi
yang efektif.
oKonselor
yang baik :
berfikir
terbuka,optimis,dapat
menilai
diri
sendiri,rileks,fleksibel,sabar,
dan
bagus
dalam
mendengarkan.
Jeffrey
Kottler
pengarang
buku A Brief Primer Of Helping Skils
menulis
“saya
akan
mengatakan
hal
itu
kembali
: mendengarkan
adalah
hal
terpenting
dalam
meningkatkan
keahlian”
•NILAI
Pewawancara
harus
mengerti
nilai
yang
dimiliki
responden
dengan
nilai
pewawancara.
•KESADARAN
BUDAYA
oKontrol
budaya
adalah
cara
kita
memaknai
realitas kehidupan
yang sesuai bagi
setiap
orang, dengan atau
tanpa
izin,atau
kesadaran
yang disengaja oleh
diri
sendiri.
oKategori
yang biasanya ada
dalam
pikiran
kita
misalnya
umur,gender,ras,etnis
dan
kebangsaan,
orentasi
seksual,kelas
sosioekonomi,area
geografis,agama
atau
spiritual,fisik
dan
kemampuan
mental,dan
bentuk
keluarga.
oBudaya
mungkin
menentukan
pengungkapan
diri
dalam
wawancara
konsultasi.
oTingkatkan
kesadaran
budaya
dngan
menghindari
generalisasi.
oBerfikir
terbuka
dan
menghindari
stereotip.
oTidak
mengasumsikan
kebaikan
atau
nilai baik
haya
dimiliki
oleh
budaya
kita.
•HUBUNGAN
oMenjalin hubungan
yang baik sangatlah
penting
dalam
wawancara
konsultasi.
oHubungan
adalah
bagian
spesifik
dari
proses yang menyampaikan
ketertarikan
konselor
dalam
menerima
klien
sebagai
hal
yang unik dan
orang yang bermanfaat dan
membangun
kepercayaan
untuk
pengungkapan
diri
dan
pembukaan
diri
terjadi.
oAntara
konselor
dan
klien
haruslah
ada
saling
kepercayaan
/ perlindungan
. Tanpa kepercayaan
wawancara
tidaklah
mungkin
bisa
terjadi.
oPewawancara
harus
hati
hati
terhadap
masalalu
sekarang
daan
masa
depan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar